Latest Entries »

Kenapa Mereka Seperti ini
Pertama, Palestina adalah satu-satunya tempat di dunia kontemporer yang masih terjadi kolonialisasi model kuno. Ia merupakan pusat dunia, strategis baik secara potensi sumber daya alam, ekonomi, politik, maupun militer. View full article »

Penaklukkan Konstantinopel telah dikatakatakan oleh Rasulullah, dan 800 thn kemudian terwujud, Hebat bukan…
View full article »

Rahasia Zuhud: Hasan Basri

Renungan jumat
_*M U T I A R A   I L M U..*_
=====================

_Hasan Basri ditanyaj: Apa rahasia zuhudmu di dunia ini?_ 
_1. Aku tahu rizqiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku selalu tenang._ 
_2. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, karena itulah aku sibuk beramal shaleh._ 
_3. Aku tahu ALLAH Ta’ala selalu memerhatikanku, karena itulah aku malu jika ALLAH melihatku sedang dalam maksiat._ 
_4. Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan ALLAH…_ 
           _Jangan tertipu_ 

        _dengan usia *MUDA*_ 

        _karena syarat Mati_ 

         _*TIDAK harus TUA.*_
   _Jangan terpedaya dengan_ 

        _tubuh yang *SEHAT*_ 

       _karena syarat Mati_ 

       _*TIDAK mesti SAKIT*_
_Jangan terperdaya dengan_ 

         _Harta Kekayaaan_

                   _sebab_ 

    _Si kaya pun tidak pernah_  

     _menyiapkan kain kafan_ 

               _buat dirinya_ 

      _meski cuma selembar._
      _Mari Terus berbuat *BAIK,*_

         _berniat untuk *BAIK,*_

     _berkata yang *BAIK-BAIK,*_ 

       _Memberi nasihat yang_    

        _*BAIK* Meskipun TIDAK_  

           _banyak orang yang_   

            _mengenalimu dan_ 

  _Tidak suka dgn Nasihatmu_
        _Cukup lah  اللهِ yang_ 

     _mengenalimu lebih dari_ 

           _pada orang lain._ 
      _Jadilah bagai *JANTUNG*_ 

        _yang tidak terlihat,_ 

     _tetapi terus berdenyut_ 

     _setiap saat hingga kita_ 

 _terus dapat hidup, berkarya_ 

     _dan menebar manfaat_ 

       _bagi sekeliling kita_ 

     _sampai diberhentikan_ 

              _oleh – *NYA*_

      

         

_”Waktu yang kusesali adalah_

         _jika pagi hingga_ 

      _matahari terbenam,_ 

 _amalku tidak bertambah_  _sedikit pun,  padahal aku_   

    _tahu saat ini umurku_ _berkurang “

HAL2 YG MUNGKIN TIDAK TAHU TAPI PERLU TAHU !
🐜  Permasalahan dg semut:

       Semut benci timun. 

       TARUH kulit ketimun di dkt tempat2 yg ada semut atw di lubang semut.   
 🎆  Utk mengkilapkan kaca:

        “Bersihkan dg Sprite”
  💨 Utk melepas permen karet dari baju:

        “Taruh bajunya di dlm freezer selama satu jam”
💭   Utk memutihkan baju:

        “Rendam baju putih di dalam air hangat bersama dg seiris lemon selama 10 menit” 
 🙇  Utk menghasilkan rambut yg berkilau: 

        “Beri satu sendok teh cuka (vinegar) ke rambut kemudian cuci rambutnya”
 🍋  Utk mendapatkan jus perasan sebanyak2nya dari lemon:

        “Rendam lemon di air hangat selama sejam kemudian baru diperas”
🍞  Utk menghindari bau kol ketika memasak: 

       “Taruh sepotong roti di atas kol di dlm wadahnya ketika memasak”
👕  Menghilangkan tinta dari baju:

       “Kasih odol 🍥agak banyak di bagian bertinta dan biarkan sampai bnr2 mengering, baru setelah itu dicuci”
 🐀  Utk menyingkirkan tikus: 

       “Tabur lada hitam di tmpt2 yg ada tikusnya. Mereka akan kabur”
🍸 Minum air putih sblm tidur..

       “Sekitar 90% dari serangan jantung terjadi di dini hari dan resiko ini bs dikurangi dg meminum satu atw dua gelas air putih sblm tidur di malam hari”
💐 Kita tahu air itu penting tp kita tdk pernah tahu ttg saat2 tertentu kita harus minum.. 
💦 Meminum air di waktu-waktu yg tepat ⏰ memaksimalkan khasiatnya utk tubuh manusia :
      1⃣  1 gelas air putih ketika bangun tidur – 🕕⛅ membantu mengaktifkan organ2 dalam..

       2⃣  1 gelas air putih 30 menit  🕧 sblm makan – membantu pencernaan..

       3⃣ 1 gelas air putih sblm mandi 🚿 – membantu menurunkan tekanan darah.

       4⃣ 1 gelas air putih sblm tidur – 🕙 menghindarkan dari stroke dan serangan jantung.
🃏 Pepatah  mengatakan:

      ‘Ketika seseorang berbagi sesuatu yg bermanfaat dan kamu mendptkan manfaat dari itu maka kamu punya obligasi moral utk membagi hal itu juga ke org lain.’
Saya telah melakukan obligasi saya…😄 🏁___🐎_____________ _🐢…

kirim ini ke tiga grup dan lihatlah keajaibannya

ARTIKEL MALAM
Hari/Tgl  : Sabtu, 25 Februari 2017

                   29 Jumadil Awal 1438 H

No            : 724/AM/KOM/II/2017

Materi.     : Akhlak

Pemateri : Ronal Yahya

Tujuan     : Kutuber & Umum

◆==¤==◆==¤◇◆◇¤==◆==¤==◆

🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠
🍃 *Asy-syaja’ah (keberanian)* Bagian 1
Asy-syaja’ah (keberanian) adalah salah satu ciri yang dimiliki orang yang istiqamah di jalan Allah swt. Orang yang istiqamah akan bersikap berani, tenang, dan optimis, karena yakin berada di jalan yang benar dan yakin pula akan dekatnya pertolongan Allah swt.
Namun memang tidak mudah untuk menjadi orang yang istiqamah atau teguh pendirian berpegang pada nilai kebenaran dan senantiasa berada di jalan Allah swt. Nabi saw, berkata bahwa turunnya surat Hud membuat beliau beruban karena didalamnya terdapat perintah untuk istiqomah, sebagaimana firman Allah swt yang artinya :
“Maka tetaplah engkau (Muhammad) (dijalan yang benar), sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang bertobat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sungguh Dia Mahateliti apa yang kamu kerjakan”. (QS. Huud: 112)
Rasulullah saw, memahami benar makna istiqamah, sampai ketika Abu Sufyan bertanya hal terpenting apa dalam Islam yang membuatnya tak perlu bertanya lagi, beliau menjawab, “Berimanlah kepada Allah dan istiqamahlah (terhadap yang kau imani tersebut)”.
Rasulullah saw, juga mengatakan tantangan buat orang yang istiqamah memegang Islam di akhir zaman, begitu berat laksana menggenggam bara api.

Keberanian untuk tetap istiqamah walau nyawa taruhannya, nampak pada diri orang-orang beriman di dalam surat Al-Buruuj dimana orang yang beriman dimasukkan ke dalam parit dan dibakar oleh as-habul ukhdud hanya karena mereka menyatakan keimanannya kepada Allah swt.

ومانقموامنحم الاانيؤمنين والمؤمنت ثم لم يتوافلهم عذاب جهنم عذابالحريق(٨)
“Dan mereka menyiksa orang-orang mukmin itu hanya karena (orang-orang mukmin itu) beriman kepada Allah yang Maha perkasa dan Maha terpuji”. (QS. Buruuj: 8)
Begitu pula Asiah, istri Fir’aun dan Masyitah, pelayan Fir’aun, kedua-duanya harus menebus keimanan mereka kepada Allah swt dengan nyawa mereka. Asiah di tiang penyiksaannya dan Masyitah di kuali panas mendidih beserta seluruh keluarganya karena mereka berdua tak sudi menuhankan Fir’aun.
Demikian sulitnya untuk mempertahankan keistiqamahan di jalan Allah swt, dan demikian sulit untuk mewujudkan asy-syaja’ah sebagai salah satu aspeknya.
Secara manusiawi seseorang memang memiliki sifat khauf (takut) sebagai lawan sifat asy-syaja’ah. Namun sifat khauf thabi’i (alamiah) yang diadakan Allah swt di dalam diri manusia sebagai mekanisme pertahanan diri seperti takut terbakar, tenggelam, terjatuh dimangsa binatang buas, harus berada di bawah khauf syar’i yaitu takut kepada Allah swt. Hal tersebut secara indah dan heroik terlihat gamblang pada kisah Nabi Musa as, Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Muhammad saw.

Rasa takut pada kemungkinan tenggelam ke laut merah teratasi oleh ketenangan, optimisme dan keberanian Nabi Musa as, yang yakin Allah swt bersamanya dan akan menunjukinya jalan. Dan benar saja Allah swt memberinya jalan keluar berupa mukjizat, terbelahnya laut merah dengan pukulan tongkatnya sehingga bisa dilalui oleh Nabi Musa as, dan pengikutnya. Kemudian laut itu menyatu kembali dan tenggelamlah Fir’aun beserta tentaranya.
Kisah yang lain terlihat pada peristiwa pembakaran Nabi Ibrahim as, Rasa takut thabi’i terhadap api dan terbakar olehnya teratasi oleh rasa takut syar’i yaitu takut kepada Allah swt, saja. Dan Subhanallah, Allah swt, datangkan pertolongan dengan perintah-Nya kepada api agar menjadi dingin dan sejuk serta menyelamatkan Nabi Ibrahim as.

Keberanian, ketawakalan dan kepasrahan pada Allah swt, terlihat ketik Nabi saw, bersama sahabat Abu Bakar Ash-Shidiq ra, berada di gua Tsur untuk bersembunyi dalam rangka strategi hijrah ke Yatsrib (Madinah).

Kaki-kaki musuh yang lalu lalang di sekitar gua Tsur tidak membuat Nabi saw, getar dan ketika Abu Bakar ra, begitu khawatir akan keselamatan Nabi saw, beliau menenangkannya dengan berkata, “Jangan takut, sesungguhnya Allah swt,  bersama kita”.
… لاتحزن ان الله معنا،.. 
“…jangan kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita…”. (QS. At-Taubah: 40)

Dan terbukti Allah swt, memberikan pertolongan melalui makhluk-makhluk-Nya yang lain. Burung merpati yang secara kilat membuat sarang, begitu pula laba-laba di mulut gua, membuat musyrikin Quraisy yang mengejar yakin gua itu tak mungkin dilalui oleh manusia.

Wallahu A’lam
🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠

◆==¤==◆==¤◇◆◇¤==◆==¤==◆

👳🏻Konsultasi: 085245244285 (Erik Mardiansyah)

🌏Web : komunitastahajjudberantai.org

💻Fanspages: Komunitas  KUTUB 

🗳Telegram: tahajudberantai

🛄 Line : @tzy0902r

📧 Twitter: @tahajudberantai

📇Email: kutub.indonesia@gmail.com

📷Instagram : @komunitastahajjudberantai

↘Gabung kutub via Whatsapp Ketik 

#Nama Member #No. Group #Kormin#Daftarkan#Nama#No. WA# Domisili #L/P kirim ke SALAM KUTUB di 08119100165

———–**———–

═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═

Bank Muamalat Norek : 3180005019 atas nama Komunitas Tahajjud Berantai atau

Ke Member Account KUTUB masing masing (bagi yang sudah mendapatkan identitas member kutub)
📱Konfirmasi : 0811-9100-165 (Salam Kutub) 
❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁
*Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)*

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم
*🌰CERITA PAGI*
*🌸NUSANTARA CINTA RASUL🌸*
*💦KISAH PEMUDA DAN BATU ZAMRUD💦*
📖📝Ini adalah kisah di zaman tabi’in, seorang pemuda yang tinggal di Mekah. Anak muda ini dikenal rajin ibadah masya Allah, ahli ibadah. 
📖Begini kisahnya…
🍁Sehabis sholat dzhuhur di masjidil haram, lalu waktu keluar dari masjid dia temukan di halaman masjid tergeletak suatu kantong kain berwarna biru. Dia lihat, kemudian diambil sama dia kantong itu, lalu dibuka.
👉Ternyata di dalamnya ada batu zamrud, warnanya biru dan bagus.  Pemuda ini lalu berdiri di atas batu lalu teriak, *”Wahai penduduk Mekah, saya menemukan ini nih, kantong warna biru, siapa pemiliknya?”*
👉Tidak ada orang jawab, padahal di situ ada banyak sekali pedagang. 
*🌴Kita bisa bayangkan bagaimana keimanan orang-orang pada zaman itu.*
*Di zaman sekarang mungkin ga usah diiklanin, kantong itu udah ilang, ada yang ngambil,* 
*👉Ini diiklankan tidak ada yang mengaku, dua kali dia teriak, “Wahai penduduk Mekah, siapa pemilik kantong ini?” Lagi-lagi tidak ada yang jawab.*
*☘Tiga kali dia coba iklankan, bahkan sampai sepuluh kali, lagi-lagi tidak ada yang datang mengaku pemilik kantong tersebut.*
*👉Akhirnya dia bilang kepada penduduk Mekah, “Kalian tahu di mana rumah saya, kalau ada orang yang nanya kantongnya yang hilang, tunjukkan rumah saya.”*
Subhanallah….
🌱Menjelang waktu ashar ada satu orang tua datang kemudian naik di batu yang sama tempat pemuda tadi mengiklankan kantong itu. 
👉Lalu kakek itu teriak, *”Wahai penduduk Mekah, adakah yang menemukan sebuah kantong yang tergeletak di halaman masjid, itu adalah kantong saya.* *Kalau ada yang temukan akan saya beri imbalan 500 dirham.”*
🤔Imbalan yang cukup besar mungkin kalau sekarang bisa belasan juta atau puluhan juta rupiah. Kakek itu mencoba mengiklankan sampai tiga kali, baru kemudian ada yang datang seorang pedagang mengatakan, *”Tadi waktu habis sholat dzhuhur ada seorang pemuda penduduk Mekah mengaku menemukan kantong, rumahnya di sana, silakan anda ke sana.”*
🚶🏻Pergilah kakek itu ke sana. Pas tiba di sana, diketuk pintu rumah itu, lalu bersalaman sama anak muda itu, lalu bertanya, *”Apakah kau temukan kantong saya yang sebelumnya tergeletak di halaman masjidil haram?” Anak muda itu mengatakan, “Iya, bisakah kau sebutkan ciri-cirinya?”*
👳 Kakek itu kemudian menerangkan ciri-ciri kantong itu, isinya ada batu zamrud, warnanya ini dan seterusnya. 
👉Anak muda itu kemudian yakin bahwa kakek ini memang pemilik kantong tersebut. Lalu diberikan lah kantong tersebut kepada kakek ini. 
👳Kakek ini berfikir anak muda ini tahu imbalan yang akan dia berikan, kemudian dia mengeluarkan 500 dirham dan memberikannya. 
👉Anak muda ini berkata, *”Mohon maaf, apa ini?” Kakek ini menjawab, “Ini imbalan, karena kamu sudah menemukan kantong saya.” Pemuda itu berkata, “Tidak, saya niat kembalikan karena Allah, tidak ada yang lain.”*
👳 Kakek ini bilang, *”Pokoknya ambil saja, karena ini janji saya.”* Pemuda ini bilang, *”Tidak, saya tidak bisa terima, tidak ada urusan dengan uang ini.”*
👳Kakek ini kemudian merasa kagum dengan keimanan anak muda ini, imannya luar biasa, tidak mau terima balasan sejumlah uang yang cukup besar itu. 
👉Akhirnya kakek itu tidak memaksa lagi, dianggap urusannya sudah selesai, lalu keluarlah ia dari rumahnya, pamit undur diri kepada pemuda ini.
📝Ringkas cerita, kira-kira tiga bulan setelah itu, anak muda ini merasa agak sedikit himpit ekonomi, dan ia ingin keluar dari kota Mekah. Keluarlah ia ke Jeddah, di sana ada pelabuhan, anak muda ini naik kapal ingin merantau cari rezeki. 
👉Di tengah lautan kapalnya dihantam ombak yang besar sampai hancur. Dan anak muda ini pun alhamdulullah selamat di atas satu papan pecahan kapal. 
☘Dia terbangun menjelang shubuh, disadari ia ternyata terdampar di sebuah pulau. Lalu dia sadar ini menjelang shubuh, harus sholat. 
👉Kemudian ia lihat di pinggir pantai itu ada sebuah masjid. Masjid ini sudah kotor, banyak sarang laba-laba. Dalam keadaan tubuhnya yang lemas, dia paksakan untuk membersihkan masjid itu. Pas masuk waktu shubuh, lalu dia adzan. 
🍁Pas dia adzan, masyarakat sekitar masjid datang. Lalu dia ditanya, *”Anda ini siapa?” Dia bilang, “Saya musafir, kapal saya tenggelam dan saya terdampar di pulau ini.”* 
*👉Dikasihlah dia baju, lalu disuruhlah ia jadi imam sholat. Waktu dia jadi imam sholat suaranya bagus, memang anak muda ini penuntut ilmu yang baik.*
🌴Masyarakat di pulau itu merasa cocok dengan anak muda ini, maka mereka memintanya untuk tinggal di pulau itu untuk jadi imam masjid, karena imam sebelumnya sudah meninggal dunia. 
👉Setelah tiga bulan tinggal di situ, masyarakat kampung itu berkata, *”Wahai anak muda, kami merasa cocok dengan kamu, maukah kamu kami nikahkan dengan anak gadis terbaik kami?”*
👉Lalu di panggillah anak gadis di kampung itu yang menurut mereka paling baik, datang bercadar, begitu datang di masjid, pemuda itu duduk di mihrab, perempuan ini duduk di hadapannya untuk dilihat wajahnya. 
*😧Tiba-tiba pemuda ini kaget melihat perempuan itu, karena di lehernya ada kalung, ada batu zamrudnya.* 
*👉Dan dia melihat batu ini persis seperti batu yang ia temukan di Mekah enam bulan yang lalu. Maka ia lihat terus batu zamrud itu.*
👉Lalu masyarakat itu bilang, *”Wahai anak muda kau dzalimi perempuan ini. Kami datangkan untuk lihat wajahnya, bukan permatanya.” Maka dia bilang, “Saya punya kisah dengan batu ini.” Batu ini begini begitu, dia cerita enam bulan yang lalu. “Di Mekah saya bertemu seorang kakek pemilik batu ini….”*
*💕Begitu dia bilang seorang kakek…. tiba-tiba masyarakat satu masjid semuanya meneriakan takbir,* *”Allahu Akbar!” Kaget dia, “Kenapa kalian bertakbir?”*
👉Mereka menjawab *”Apa kamu tau siapa kakek itu? Yang kamu tidak mau ambil dirhamnya dan kau kembalikan batu zamrudnya.”*
*Pemuda itu bilang, “Saya tidak tahu.”*
*Lalu mereka bilang, “Kakek itu adalah ayahnya dari perempuan ini… dan dia adalah pemimpin kami di pulau ini… dialah imam masjid kami yang sudah meninggal. Dan dia sewaktu pulang dari Mekah menceritakan kebaikan seorang pemuda yang tidak mau menerima imbalannya dan sebelum meninggal dia sempat berdoa, Ya Allah jadikanlah anak muda di Mekah itu jodoh anak saya.”*
Subhanallah…
************
*🐾Hikmah dari kejadian ini, berawal dari batu zamrud yang sebelumnya ia kembalikan karena Allah SWT, kemudian Allah SWT jadikan batu itu dengan cara-Nya menjadi haknya dia. Bahkan Allah tambahkan ia memiliki istri pemilik batu zamrud itu.*
*👉Begitulah balasan bagi orang yang bertakwa kepada Allah S.W.T.*
Semoga bermanfaat&kita bisa mengambil hikmahnya.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد,🌹

Jejak LGBT tahun 2016

KOMPAS TV Menggiring Publik Untuk Pro LGBT?

ACARA dialog Program Khusus yang membahas soal LGBT di Kompas TV tadi malam (Kamis, 11/2/2016) tampak sekali berlangsung berat sebelah memihak kelompok LGBT dan pro-(legalisasi) LGBT.

Dari 5 narasumber yang diundang 3 di antaranya dari pihak LGBT dan pro-LGBT (1 gay yang juga aktivis LGBT dan 2 orang pro-LGBT), 1 orang netral.

Dan hanya 1 orang yang mewakili pihak kontra-LGBT. Itupun yang mewakili kubu kontra-LGBT adalah politisi yang tidak begitu paham peta isu LGBT sehingga argumen-argumen yang ia kemukakan terlalu normatif dan subjektif. Tentu akan lain ceritanya jika yang diundang mewakili pihak kontra-LGBT adalah psikolog yang menganut paradigma bahwa homoseksualitas adalah penyakit kejiwaan dengan didukung data-data hasil riset sekaligus paham peta isu LGBT. View full article »

Pada kalangan yang Islami kewajiban untuk bermazhab adalah hal alami diketahui, namun bagi umat Islam yang lain hal ini tidak mendapat perhatian khusus padahal sangat penting, khusus bagi kehidupan kita sehari-hari yang sibuk dan tidak mengetahui ilmu Islam secara mendalam. Salah satu peran penting bermazhad adalah menjaga hubungan dengan ulama agar pemahaman agama kita tidak keliru di bawah tekanan kehidupan yang meodern dan informasi yang bertengtangan dengan islam yang dewasa ini banyak di media sosial.
ISLAM MEMERINTAHKAN UNTUK SETIAP MUSLIM YANG SEDIKIT ILMUNYA UNTUK BERMAZHAD.
Mazhab
Mazhab merupakan isem makan atau ism zaman yang datang dari kata :
ذهب – يذهب – ذهبا/ذهابا
yang bermakna pergi atau jalan, jadi dengan cara bhs makna mazhab yaitu tempat jalan/jalan atau saat berpergian. Pengertian mazhab dalam bingkai syari`at yaitu beberapa kumpulan pemikiran Imam Mujtahid di bagian hukum-hukum syari`at yang digali dengan memakai dalil-dalil dengan cara detail, serta kaedah-kaedah ushul. Jadi Mazhab yang kita maksudnya di sini yaitu mazhab fiqh. Sekarang ini mari kita gali dulu untuk mengetahui empat Mazhab dalam dunia islam berikut ini :
Hukum Bermazhab Dalam Islam
Mazhab Hanafi
Mazhab Hanafi dibentuk oleh seorang ulama besar kufah yang bernama lengkap, Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit bin Zuwatha al-Kufii. Beliau lahir pada th. 80 H serta meninggal dunia pada th. 150 H. beliau merupakan termasuk juga dalam atba’ al-tabi’in, serta ada ulama yang menyampaikan bahwa beliau termasuk dalam Tabi’in, yang hidup dalam dua daulah yakni daulah umayyah serta daulah ‘abbasiyyah, hingga beliau pernah berjumpa dengan Anas bin Malik serta meriwatkan hadits darinya. (1) Saat ini mazhab Hanafi adalah mazhab di Mesir, Turki, Syiria serta Libanon. Serta mazhab ini diyakini sebagian besar masyarakat Afganistan, Pakistan, Turkistan, Muslimin India serta Tiongkok.
View full article »

 
Al-Imam Al-’Allamah Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullahu menyebutkan secara panjang lebar dampak negatif dari dosa. 15 di antaranya bisa kita sebutkan di sini sebagai peringatan:

  • (1). Terhalang dari ilmu yang haq (benar / lurus). Karena ilmu merupakan cahaya yang dilemparkan ke dalam hati, sementara maksiat akan memadamkan cahaya.

Tatkala Al-Imam Asy-Syafi’i Rahimahullahu belajar kepada Al-Imam Malik Rahimahullahu, Al-Imam Malik terkagum-kagum dengan kecerdasan dan kesempurnaan pemahaman Asy-Syafi’i.

Al-Imam Malik pun berpesan pada muridnya ini,

“Aku memandang Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memasukkan cahaya ilmu di hatimu. Maka janganlah engkau padamkan cahaya tersebut dengan kegelapan maksiat.”

  • (2). Terhalang dari beroleh rezeki dan urusannya dipersulit.

Takwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mendatangkan rezeki dan memudahkan urusan seorang hamba

Sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala (artinya);

“Siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan bagi orang tersebut jalan keluar (dari permasalahannya) dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

(QS. Ath-Thalaaq [65]  : 2-3).

“Siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.”

(QS. Ath-Thalaq [65] : 4).

Meninggalkan takwa berarti akan mendatangkan kefakiran dan membuat si hamba terbelit urusannya.

  • (3). Hati terasa jauh dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan merasa asing dengan-Nya, sebagaimana jauhnya pelaku maksiat dari orang-orang baik dan dekatnya dia dengan setan.
  • (4). Menggelapkan hati si hamba sebagaimana gelapnya malam. Karena ketaatan adalah cahaya, sedangkan maksiat adalah kegelapan. Bila kegelapan itu bertambah di dalam hati, akan bertambah pula kebingungan si hamba. Hingga ia jatuh ke dalam bid’ah, kesesatan, dan perkara yang membinasakan tanpa ia sadari. Sebagaimana orang buta yang keluar sendirian di malam yang gelap dengan berjalan kaki.

Bila kegelapan itu semakin pekat akan tampaklah tandanya di mata si hamba. Terus demikian, hingga tampak di wajahnya yang menghitam yang terlihat oleh semua orang.

  • (5). Maksiat akan melemahkan hati dan tubuh, karena kekuatan seorang mukmin itu bersumber dari hatinya. Semakin kuat hatinya semakin kuat tubuhnya. Adapun orang fajir/pendosa, sekalipun badannya tampak kuat, namun sebenarnya ia selemah-lemah manusia.
  • (6). Maksiat akan ‘memperpendek‘ umur dan menghilangkan keberkahannya, sementara perbuatan baik akan menambah umur dan keberkahannya.

Mengapa demikian?

Karena kehidupan yang hakiki dari seorang hamba diperoleh bila hatinya hidup. Sementara, orang yang hatinya mati walaupun masih berjalan di muka bumi, hakikatnya ia telah mati.

Oleh karenanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyatakan orang kafir adalah mayat dalam keadaan mereka masih berkeliaran di muka bumi:

“Mereka itu adalah orang-orang mati yang tidak hidup.”

(QS. An-Nahl [16] : 21).

Dengan demikian, kehidupan yang hakiki adalah kehidupan hati. Sedangkan umur manusia adalah hitungan kehidupannya. Berarti, umurnya tidak lain adalah waktu-waktu kehidupannya yang dijalani karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala, menghadap kepada-Nya, mencintai-Nya, mengingat-Nya, dan mencari keridhaan-Nya. Di luar itu, tidaklah terhitung sebagai umurnya.

Bila seorang hamba berpaling dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menyibukkan diri dengan maksiat, berarti hilanglah hari-hari kehidupannya yang hakiki. Di mana suatu hari nanti akan jadi penyesalan baginya:

“Aduhai kiranya dahulu aku mengerjakan amal shalih untuk hidupku ini.”

(QS. Al-Fajr [89] : 24).

  • (7). Satu maksiat akan mengundang maksiat lainnya, sehingga terasa berat bagi si hamba untuk meninggalkan kemaksiatan. Sebagaimana ucapan sebagian salaf:

“Termasuk hukuman perbuatan jelek adalah pelakunya akan jatuh ke dalam kejelekan yang lain. Dan termasuk balasan kebaikan adalah kebaikan yang lain.

Seorang hamba bila berbuat satu kebaikan maka kebaikan yang lain akan berkata, ‘Lakukan pula aku.’

Bila si hamba melakukan kebaikan yang kedua tersebut, maka kebaikan ketiga akan berucap yang sama. Demikian seterusnya. Hingga menjadi berlipatgandalah keuntungannya, kian bertambahlah kebaikannya. Demikian pula kejelekan….”

  • (8). Maksiat akan melemahkan hati dan secara perlahan akan melemahkan keinginan seorang hamba untuk bertaubat dari maksiat, hingga pada akhirnya keinginan taubat tersebut hilang sama sekali.
  • (9). Orang yang sering berbuat dosa dan maksiat, hatinya tidak lagi (tidak sensitif/peka) merasakan jeleknya perbuatan dosa. Malah berbuat dosa telah menjadi kebiasaan. Dia tidak lagi peduli dengan pandangan manusia dan acuh dengan ucapan mereka. Bahkan ia bangga dengan maksiat yang dilakukannya.

Bila sudah seperti ini model seorang hamba, ia tidak akan dimaafkan, sebagaimana Sabda dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa sallam:

“Setiap umatku akan dimaafkan kesalahan/dosanya kecuali orang-orang yang berbuat dosa dengan terang-terangan. Dan termasuk berbuat dosa dengan terang-terangan adalah seseorang melakukan suatu dosa di waktu malam dan Allah menutup perbuatan jelek yang dilakukannya tersebut[2] namun di pagi harinya ia berkata pada orang lain, “Wahai Fulan, tadi malam aku telah melakukan perbuatan ini dan itu.” Padahal ia telah bermalam dalam keadaan Rabbnya menutupi kejelekan yang diperbuatnya. Namun ia berpagi hari menyingkap sendiri tutupan (tabir) Allah yang menutupi dirinya.”

(HR. Al-Bukhari no. 6069 dan Muslim no. 7410).

  • (10). Setiap maksiat yang dilakukan di muka bumi ini merupakan warisan dari umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

-Perbuatan HOMOSEKSUAL adalah warisan kaum Luth.

– Mengambil hak sendiri lebih dari yang semestinya dan memberi hak orang lain dengan menguranginya, adalah warisan kaum Syu’aib.

– Berlaku sombong di muka bumi dan membuat kerusakan adalah warisan dari kaum Fir’aun. Sombong dan tinggi hati adalah warisan kaum Hud.

  • (11). Maksiat merupakan sebab dihinakannya seorang hamba oleh Rabbnya.

Bila Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menghinakan seorang hamba maka tak ada seorang pun yang akan memuliakannya.

“Siapa yang dihinakan Allah niscaya tak ada seorang pun yang akan memuliakannya.”

(QS. Al-Hajj [22] : 18).

Walaupun mungkin secara zhahir manusia menghormatinya karena kebutuhan mereka terhadapnya atau mereka takut dari kejelekannya, namun di hati manusia ia dianggap sebagai sesuatu yang paling rendah dan hina.

  • (12). Bila seorang hamba terus menerus berbuat dosa, pada akhirnya ia akan meremehkan dosa tersebut dan menganggapnya kecil. Ini merupakan tanda kebinasaan seorang hamba. Karena bila suatu dosa dianggap kecil maka akan semakin besar di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Al-Imam Al-Bukhari Rahimahullahu dalam Shahih-nya (no. 6308) menyebutkan ucapan sahabat yang mulia Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu:

“Seorang mukmin memandang dosa-dosanya seakan-akan ia duduk di bawah sebuah gunung yang ditakutkan akan jatuh menimpanya. Sementara seorang fajir/pendosa memandang dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat di atas hidungnya, ia cukup mengibaskan tangan untuk mengusir lalat tersebut.”

  • (13). Maksiat akan merusak akal. Karena akal memiliki cahaya, sementara maksiat pasti akan memadamkan cahaya akal. Bila cahayanya telah padam, akal menjadi lemah dan kurang.

Sebagian salaf berkata:

“Tidaklah seseorang bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala hingga hilang akalnya.”

Hal ini jelas sekali, karena orang yang hadir akalnya tentunya akan menghalangi dirinya dari berbuat maksiat. Ia sadar sedang berada dalam pengawasan-Nya, di bawah kekuasaan-Nya, ia berada di bumi Allah Subhanahu wa Ta’ala, di bawah langit-Nya dan para malaikat Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyaksikan perbuatannya.

  • (14). Bila dosa telah menumpuk, hatipun akan tertutup dan mati, hingga ia termasuk orang-orang yang lalai. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (artinya);

“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.”

(QS. Al-Muthaffifin [83] : 14).

Al-Hasan Al-Bashri Rahimahullahu berkata menafsirkan ayat di atas: “Itu adalah dosa di atas dosa (bertumpuk-tumpuk) hingga mati hatinya.”[3]

  • (15). Bila si pelaku dosa enggan untuk bertaubat dari dosanya, ia akan terhalang dari mendapatkan doa para malaikat. Karena malaikat hanya mendoakan orang-orang yang beriman, yang suka bertaubat, yang selalu mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (artinya);

“Malaikat-malaikat yang memikul Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Rabb mereka dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman, seraya berucap, ‘Wahai Rabb kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan-Mu dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala. Wahai Rabb kami, masukkanlah mereka ke dalam surga Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang shalih di antara bapak-bapak mereka, istri-istri mereka, dan keturunan mereka semuanya. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha memiliki hikmah. Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Orang-orang yang Engkau pelihara dari pembalasan kejahatan pada hari itu maka sungguh telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar’.”

{QS. Ghafir (Al-Mu’min [40] ): 7-9}.

Demikian beberapa pengaruh negatif dari perbuatan dosa dan maksiat yang kami ringkaskan dari kitab Ad-Da`u wad Dawa`, karya Al-Imam Ibnul Qayyim Rahimahullahu hal. 85-99.

Semoga dapat menjadi peringatan. Setiap hari kita tenggelam dalam kenikmatan yang dilimpahkan oleh Ar-Rahman. Nikmat kesehatan, keamanan, ketenangan, rezeki berupa makanan, minuman, pakaian, dan tempat tinggal. Belum lagi nikmat iman bagi ahlul iman. Sungguh, dalam setiap tarikan nafas, ada nikmat yang tak terhingga. Namun sangat disesali, hanya sedikit dari para hamba yang mau bersyukur:

“Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang mau bersyukur.”

(QS. Saba’ [34] : 13).

Kebanyakan dari mereka mengkufuri nikmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Atau malah mempergunakan nikmat tersebut untuk bermaksiat dan berbuat dosa kepada Ar-Rahman. Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kepada mereka banyak kebaikan namun mereka membalasnya dengan kejelekan.

Demikianlah keadaan manusia, setiap harinya selalu berbuat dosa. Kita pun tak luput dari berbuat dosa, baik karena tergelincir ataupun sengaja memperturutkan hawa nafsu dan bisikan setan yang selalu menggoda. Amat buruklah keadaan kita bila tidak segera bertaubat dari dosa-dosa yang ada dan menutupinya dengan berbuat kebaikan. Karena perbuatan dosa itu memiliki pengaruh yang sangat jelek bagi hati dan tubuh seseorang, di dunianya ini maupun di akhiratnya kelak.

Wallahu Ta’ala a’lam bish-shawab.

Agar pikiran tenang, seseorang yang seringkali merasa cemas dan selalu berpikiran negatif akan lebih rentan terhadap stres. Yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan membangun kebiasaan agar Anda dapat lebih tenang menanggapi suatu masalah dan terhindar dari stres.

Berikut ini 7 tips sehat yang dapat membuat Anda lebih tenang yang bisa di lakukan setiap hari, seperti dilansir dari womansday antara lain:

1. Bernapas dengan perut
Sesekali bernapas dengan perut dapat meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan memicu otak untuk menurunkan konsentrasi hormon stres.

2. Tidur malam yang cukup
Tidur malam yang berkualitas telah dikaitkan dengan penurunan risiko terhadap berbagai penyakit kronis. Kurangnya jam tidur dapat membuat tubuh memproduksi lebih banyak hormon stres yang membuat hari-hari Anda tidak tenang dan penuh kecemasan.

3. Ngobrol dengan orang terdekat
Komunikasi yang baik dapat meningkatkan ikatan sosial dan membuat seseorang merasa mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman-teman. Orang yang sering ngobrol dengan teman-temannya cenderung tidak mudah stres jika menghadapi suatu masalah.

4. Sadar lingkungan
Setiap hari selama satu menit, cobalah untuk lebih dekat dengan alam dan memperhatikan apa yang terjadi pada tubuh dan lingkungan sekitar Anda. Fokuskan pikiran sejenak terhadap lingkungan sekitar, dengarkan detak jantung, dan perhatikan setap hembusan napas Anda agar lebih rileks dan tenang.

5. Mendengarkan musik
Orang yang hobi mendengarkan musik akan segera terbebas dari ketegangan dan mendapatkan ketenangan setelah dirinya mulai memutar musik favorit.

6. Tuliskan isi pikiran Anda
Tulislah pikiran-pikiran negatif Anda terhadap suatu hal atau prasangka buruk yang membebani Anda pada suatu daftar di buku harian. Setelah itu tuliskan hal-hal positif yang bertentangan pada daftar di sebelahnya.

Hal ini dapat mengubah cara pikir Anda secara alami, bahwa setiap hal yang terjadi pada Anda tidak semuanya buruk dan selalu ada sisi positifnya.

7. Banyak bersyukur
Dengan mensyukuri semua nikmat yang didapatkan, seseorang akan selalu merasa puas, percaya diri, tenang, dan terhindar dari kecemasan. Budayakan mengucap syukur kepada Tuhan dan berterimakasih atas kasih sayang yang Anda dapatkan dari orang-orang terdekat seperti orang tua, pasangan, dan teman-teman.

Ramadhan yang dirindukan menjelang. Lantas bagaimana dengaGambarn agenda mesra para suami istri ? Apakah romantis harus kita tangguhkan terlebih dahulu hingga lebaran tiba ? Sanggupkah kita ? Jika tidak, adakah alternatif lainnya ?.Sebelum berbicara lebih jauh tentang kemesraan selama bulan Ramadhan, ada sebuah hadits yang perlu kita renungkan terlebih dahulu. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda ketika Ramadhan datang menjelang : ” Sungguh telah datang padamu sebuah bulan yang penuh berkah dimana diwajibkan atasmu puasa di dalamnya, (bulan) dibukanya pintu-pintu surga, dan ditutupnya pintu-pintu neraka jahannam, dan dibelenggunya syaitan-syaitan, Di dalamnya ada sebuah malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Barang siapa diharamkan dari kebaikannya, maka telah diharamkan (seluruhnya) “(HR Ahmad, Nasa�i dan Baihaqi)

Ramadhan sering datang dengan tiba-tiba, dan berlalu begitu cepat tanpa terasa. Ia adalah momentum termahal yang pernah kita punya untuk mendulang pahala. Ini mirip bulan promosi dan besar-besaran yang ditawarkan di pusat-pusat perbelanjaan. Kebaikan nilai pahalanya menjadi berlipat-lipat, semua orang berburu memborongnya. Saya sering mengibaratkan Romadhon itu : Bagaikan kita mendapat �hadiah� di sebuah pusat perbelanjaan. Kita diberi kesempatan untuk mengambil semua barang belanja di dalamnya, namun hanya dalam waktu sepuluh menit ! Allah SWT menggambarkannya dalam Al-Qur�an : ” (yaitui) dalam beberapa hari yang tertentu” ( QS Al-Baqarah 184) View full article »

BISNIS ONLINE IBC

SELAMAT DATANG DI IBC

WOOOOOW!!!

100% Gratis 100% Profit..
Proses pencairan super cepat..
Sekali click, dollar langsung mendarat di PM anda..

Bisa pencairan ke bank lokal
Dan dalam bentuk pulsa..

Bener-bener profit!!
Ribuan member sudah dibayar..
Sekarang giliran Anda!!

Join now!!

http://indoboclub.com/?ref=ailuana91 View full article »