Menyelundupkan rootkit, membaca dokumen rahasia, dan menyadap
pembicaraan telepon dapat dilakukan dengan mudah. Dengan simulasi
serangan berikut ini, Anda akan lebih memahami serangan hacker dan
bagaimana cara mengantisipasinya.
Anda telah melindungi PC dengan firewall, Antivirus dan Service Pack?
Apabila sudah, berarti PC Anda pun menjadi lebih aman dari serangan virus dan hacker. Namun, PC belum benar-benar aman sebelum Anda meng-install patch terbaru. Oleh karena itu, jangan heran bila sewaktu-waktu PC Anda kedatangan ‘tamu tak diundang’. Meskipun Anda telah meng-install patch terakhir, tidak ada jaminan PC Anda aman 100%. Dengan 0-Day-Exploits (celah yang belum dikenal dan di-patch), hacker dapat menembus firewall yang tampaknya aman hanya dalam beberapa detik. Bermodalkan sebuah CD yang telah dimodifikasi, firewall paling aman sekalipun dapat ditembus. Team penulis telah mempraktekkannya dan mensimulasi serangan-serangan paling berbahaya dengan metode-metode terbaru hacker, termasuk rootkits. Beberapa rekan dipilih sebagai target dalam simulasi serangan tersebut.
Hasilnya mengejutkan: Apabila diinginkan, penyerang dapat mengambilalih kendali PC korban dengan mudah. Bagaimana cara kerjanya dan langkah preventif apa yang efektif melindungi PC Anda? Ikuti ulasannya berikut ini.

1. Memata-matai Korban
Aturan nomor satu untuk seorang penyusup atau hacker yang sukses adalah mengenal musuhnya dengan baik. Salah satu cara efektif mengenal korban adalah mengetahui perilakunya saat memakai web browser. Oleh karena 90% peselancar masih menggunakan Internet Explorer, tugas
ini menjadi lebih mudah. Yang lebih menarik, masih banyak perusahaan-perusahaan yang menggunakan program Microsoft yang telah ter-install di PC.
Hacker hanya perlu memancing korban ke sebuah website yang telah dipersiapkan untuk itu dan memanfaatkan kelemahan browser.
Serangan: Kami berencana mengambilalih kendali browser atau dengan kata lain mengambil alih PC melalui sebuah buffer overflow exploit. Untuk itu, identitas software korban harus diketahui. Hal ini dapat dilakukan dengan memancing korban untuk berselancar ke sebuah alamat online yang telah dirancang untuk dapat mengidentifikasi browser-nya. Dengan demikian nama browser dan versinya dapat diketahui. Semakin baru patch yang di-install pada browser, semakin kecil pula peluang browser tersebut untuk diserang. Oleh karena itu, identitas browser yang digunakan korban perlu diketahui. Untungnya, browser langsung mengirimkan informasi identitasnya tersebut dengan membacanya kemudian melalui protokol webserver. Versi filenya juga perlu diketahui, karena kebanyakan buffer overflow hanya berfungsi dengan versi-versi browser tertentu. Selanjutnya, kami menemukan sebuah 0-Day-Exploit serbaguna yang terdapat pada Internet Explorer 6. 0-Day-Exploit digunakan sebagai istilah bagi celah keamanan yang sangat baru dan belum memiliki patch khusus untuk memperbaikinya.
Kami memperoleh informasi tambahan dari hacker FrSIRT yang mendemonstrasikan celah keamanan ‘Proof of Concept’ tersebut. Ia memberi tahu di mana tepatnya celah dapat dimanfaatkan sehingga mempermudah untuk memulai sebuah serangan.
Pada contoh, cukup dengan menjalankan program kalkulator Windows, kami dapat menyusupkan sebuah backdoor ke dalam scr i pt-nya. Backdoor tersebut selanjutnya menjadi ‘pintu masuk’ tool-tool berbahaya lainnya ke dalam sistem. scr i pt backdoor yang dibutuhkan banyak tersedia di Internet, sehingga serangan dapat dilakukan dengan mudah melalui perintah copy dan paste layaknya seorang scr i pt-kiddie. Kini kami harus mengupayakan agar korban tersebut membuka website yang telah dipersiapkan. Oleh karena itu, kami mengirimkan e-mail dengan link khusus yang dianggap akan sangat menarik korban untuk mengkliknya. Dengan trik sederhana ini, serangan berhasil dilakukan tanpa masalah. Setelah korban mengklik link tersebut, Internet Explorer terbuka dan langsung crash. Hal ini menandakan sebuah backdoor telah sukses diinstall dalam PC korban.
Penangkal: Gunakan browser alternatif seperti Firefox atau Opera. Para pakar sekuriti memang telah menemukan celah keamanan berbahaya dalam browser-browser tersebut, tetapi celah tersebut lebih jarang dimanfaatkan hacker. Biasanya hacker lebih menyukai Internet Explorer karena lebih sering digunakan.
Perhatian: Jangan sembarang membuka link dalam e-mail. Perlakukan e-mail dari pengirim yang tidak Anda kenal dengan sangat hati-hati.
2. Menembus Firewall
Bagaimana melakukan penipuan dan penyamaran dengan sempurna penting bagi seorang spionase. Begitu pula halnya hacker yang ingin menyusupkan trojan dalam sebuah CD tanpa menimbulkan
kecurigaan siapapun. Dengan demikian, pengguna sama sekali tidak menyadari bahaya apa saja yang mengancam. Banyak yang tidak mengetahui bahwa sebuah CD demo dengan tampilan awal dan isi yang menarik bisa mengandung sebuah trojan.
Serangan: Kali ini, kami tidak menginstall sebuah backdoor untuk memasukkan trojan, melainkan memanfaatkan kapasitas media dan langsung mengemas trojan pada CD. Tool yang dipilih adalah trojan klasik ‘Back Orifice 2000’. Pertimbangannya karena trojan open source ini mudah dimodifikasi. Cukup dengan sedikit kode baru dan sebuah compiler lain, maka trojan ini sudah tidak dapat dideteksi oleh kebanyakan Antivirus. Agar trojan ter-install saat CD dimasukkan ke dalam drive, kami menggunakan sebuah CD demo yang sudah tersedia dan membuat rutin setup dengan tool gratis Nullsoft scr i ptable Install System (NSIS). Bedanya, kali ini instalasinya juga menyertakan sebuah trojan. Sebagai tambahan, kami melengkapi trojan tersebut dengan fungsi eksekusi otomatis. Dengan demikian, proses instalasi secara otomatis akan aktif saat CD dimasukkan ke dalam drive. Kini, korban pun hanya perlu memasukkan CD dan trojan dapat langsung beraksi. Dalam contoh, trojan tersebut dapat mencatat semua ketikan pada keyboard dan melaporkannya. Fungsi ini berguna bagi hacker yang ingin mengetahui perilaku korban dan data-data rahasia yang ada di PC-nya. Penangkal: Tidak ada penangkal sempurna untuk serangan seperti ini. Akan tetapi, hal yang berlaku pada e-mail juga berlaku pada CD yaitu jangan menginstall program yang tidak Anda kenal. Dalam prakteknya, hal tersebut sulit dilakukan. Cara yang lebih baik adalah memakai sebuah PC tes khusus, di mana trojan tidak menimbulkan kerusakan ke PC lainnya karena tidak terhubung ke jaringan.

3. Menjadi Tidak Terlihat.
Pakem ketiga dalam spionase adalah bagaimana melakukan penyusupan sekaligus tetap tidak terlihat. Dalam spionase PC ini berarti diperlukan sebuah rootkit. Untuk itu, sebuah backdoor sederhana harus diubah menjadi sebuah super trojan. Sekali masuk ke dalam sistem, trojan tersebut sulit ditemukan sehingga akan lebih sulit lagi untuk disingkirkan.
Rootkit paling terkenal untuk Windows adalah ‘FU Rootkit’. Rootkit ini menyembunyikan program perusak dalam Task Manager. Dengan demikian, trojan tidak lagi dapat dihentikan. Rootkit modern seperti ‘Beast’ bahkan lebih banyak lagi bersembunyi antara lain pada entri
registry, koneksi TCP/IP, dan file-file dalam hard disk.
Tanpa program khusus, seorang pengguna tingkat mahir sekalipun tidak dapat menemukan trojan tersebut, apalagi menyingkirkannya. Hal ini disebabkan rootkit membelokkan fungsi-fungsi Windows dan memanipulasi jawaban yang dibutuhkan oleh Antivirus biasa (lihat boks
Rootkit: Bahaya yang Tidak Tampak).
Serangan: kami memodifikasi ‘Back Orifice 2000’ dengan sebuah fungsi rootkit ‘FU Rootkits’. Hal ini dapat dilakukan dengan mudah seperti halnya Anda mengintegrasikan sebuah plug-in ke Photoshop. Satu-satunya yang harus dilakukan adalah menginstall sebuah plugin rootkit dan
menentukan, file-file mana yang nantinya tidak terlihat oleh pengguna. Untuk tujuan tes, kami menyembunyikan trojan dan semua file yang dibuat, misalnya file protokol keylogger.
Penangkal: Untuk menghadapi teknik stealth seperti ini, hampir tidak ada yang dapat Anda lakukan. Sekali trojan berhasil ter-install pada sistem, maka trojan tersebut hanya dapat disingkirkan dengan tool khusus, seperti Rootkit Revealer dari Sysinternals.
Selain itu, Anda pun harus mengenal sistem PC Anda dengan baik untuk dapat menemukan trojan tersebut. Hal ini disebabkan, informasi seperti alamat penyimpanan dan fungsi-fungsi Windows harus benar-benar dipahami. Hal dilematis ditemui pada program yang tidak berbahaya,
seperti Daemon Tools. Tool gratis yang digunakan untuk membuat virtual drive ini sayangnya juga menggunakan teknik seperti rootkit untuk mengintegrasikan diri ke dalam sistem agar tidak terlihat.

ROOTKIT: BAHAYA YANG TIDAK TAMPAK
Cara Hacker Mengelabui Antivirus Rootkit ‘bercokol’ sangat jauh di dalam sistem operasi sehingga program-program keamanan umumnya sering tidak dapat mendeteksinya. Trojan canggih ini merupakan rangkaian tool yang dapat mencatat password, memberi akses kepada hacker,
merekam input keyboard, atau menyadap informasi dalam jaringan tanpa terlihat.
Spesialis keamanan F-Secure pernah memperingatkan bahaya rootkit yang masih menyimpan potensi besar untuk menyamarkan virus dan worm. Sekarang pun sudah ada worm yang menggunakan metode rootkit Sony (lihat boks Proteksi dengan Metode Hacker).
Kehadiran rootkit seringkali tidak terdeteksi oleh Antivirus. Berbeda dengan malware biasa yang bekerja pada level pengguna, rootkit mengaitkan dirinya ke dalam Windows API (Application Program Interface). Melalui API, program-program, termasuk Antivirus dan firewall, mengaktifkan fungsi-fungsi dasar sistem operasi, seperti akses ke hard disk atau registry.
Tahap selanjutnya, rootkit menghadang setiap permintaan dan menentukan data mana saja yang boleh dilihat oleh aplikasi keamanan. Apabila sebuah pembasmi virus mencari nama file rootkit, semua entri tersebut disaring dari jawaban yang diberikan sistem operasi. Dengan demikian trojan tidak ditemukan.
Cara menemukan rootkit: Untungnya, sebagian besar rootkit Windows masih belum sempurna dikembangkan. Misalnya trojan ‘Slanret’ yang dirancang sebagai systemdriver sehingga dapat terlihat pada Windows Safe Mode. Selain itu, Slanret pun sering menyebabkan crash.
Petunjuk-petunjuk lainnya yang dapat digunakan untuk mengetahui kehadiran rootkit antara lain kapasitas hard disk yang berkurang drastis, performa CPU yang turun drastis tanpa alasan jelas, dan koneksi Internet yang tidak dikenal. Para pengguna PC tingkat lanjut biasanya menggunakan tool Rootkit Revealer untuk menemukan API mana saja yang dibelokkan. Ia pun dapat membandingkan file-file pada hard disk dengan backup ‘bersih’ yang telah dibuat sebelumnya.
Cara menyingkirkan rootkit: Solusi ekstrim yang paling ampuh menyingkirkan rootkit atau tool hacker lainnya adalah mem-format hard disk dan meng-install sistem baru.
Sebagai langkah preventif, Anda pun harus mengganti semua password. Tool khusus untuk melacak dan menghapus rootkit seperti RootkitRevealer (http://www.sysinternals.com) atau BlackLight (http://www.fsecure.com) rumit digunakan dan lebih cocok bagi pengguna PC yang mahir. Tool sederhana untuk menyingkirkan berbagai varian rootkit, misalnya rootkit pada proteksi copy CD Audio Sony, sayangnya belum tersedia. Rootkit memiliki satu kesamaan dengan malware
biasa: PC dengan firewall dan Antivirus yang telah dipatch tidak dapat diinfeksi olehnya, dengan syarat pengguna tidak sembarangan membuka lampiran email mencurigakan dan tidak men-download filefile dari pembuat yang tidak dikenal.
Info: http://www.rootkit.com

PROTEKSI DENGAN METODE HACKER
Cara Perusahaan Menggunakan Trik Hacker Yang membeli CD audio Sony BMG, printer Xerox, atau sebuah game dari Blizzard Entertainment tidak menduga ada trik-trik hacker yang licik. Sayangnya, apa dilakukan perusahaan-perusahaan besar ini masih tergolong zona ‘kelabu’ dari sisi hukum.
– CD Audio Menelepon ke Rumah
Untuk memproteksi musiknya dari pembajakan, Sony BMG menggunakan sebuah proteksi copy yang tidak lazim. Apabila Anda ingin mendengar musiknya pada sebuah PC Windows, sebuah player yang termuat dalam CD perlu Anda install. Masalahnya, ada hal lain yang dirahasiakan
kepada pengguna. Bersama player, ter-install juga rootkit yang menyembunyikan file-file proteksi copy dari pembajak. Hal ini baru terungkap setelah seorang programmer Mark Russinovich dari Sysinternals mempublikasikannya. Proteksi copy yang disebut XCP ini menyebabkan sistem operasi tidak stabil dan membuat koneksi ke Internet.
Untuk menangkalnya, Blizzard membaca baris judul setiap program yang aktif dan meneruskannya ke game server. Bahayanya, jika saat itu sebuah jendela online banking terbuka, informasinya juga akan diteruskan.

– ID Tersembunyi pada Printer Xerox
Jangan pernah mencetak dokumen penting atau rahasia dengan printer berwarna Xerox. Masalahnya, pada setiap lembar cetakan juga tercetak code yang nyaris tidak terlihat. Temuan ini pertama kali dipublikasikan oleh lembaga swadaya EFF (Electronic Fronter Foundation) di AS. Kodenya berisi nomor seri dan nomor ID lainnya (tanggal, jam). Dengan demikian, tanpa nama pemiliknya pun sebuah hasil cetakan dapat diketahui asalnya. Kode berukuran beberapa mm yang terdiri atas titik-titik kuning kecil ini hanya dapat ditemukan, bila kita tahu di mana harus mencarinya. Selanjutnya kode tersebut perlu diperbesar 10x di bawah mikroskop.
Pihak mana yang mendapat manfaatnya tidak jelas. Spekulasinya mulai dari bagian support Xerox hingga dinas rahasia AS. Setelah EFF mempublikasikan informasi tersebut, Xerox langsung mengadakan konferensi pers. Mereka berdalih, metode tersebut dipakai untuk mencegah terjadinya praktek pemalsuan dokumen.

4. Menyadap Telepon
Mendengarkan semuanya dan tidak menceritakan apa pun adalah aturan keempat. Menyadap pembicaraan telepon sudah lama bukan lagi hak istimewa dinas rahasia. Apabila beberapa tahun lalu banyaknya celah dalam instalasi ISDN menarik para hacker, kini sasarannya beralih ke penyadapan telepon VoIP di Internet.
Serangan: Untuk tujuan demo, kami menjalankan tool ‘Cain & Abel’ yang ada di Internet. Tool ini bukan hanya memiliki fungsi hacking umum, seperti membongkar password, melainkan juga memungkinkan Anda mencatat website yang paling sering dikunjungi dan merekam pembicaraan
telepon sebagai file WAV. Syaratnya hanyalah hacker harus terhubung dengan jalur yang dilewati semua data.
Caranya adalah melalui sebuah koneksi (W)LAN atau sebuah trojan pada PC salah satu korban. Kami memulainya dengan sebuah serangan ‘man-in-the-middle’ dan menyadap aliran data korban. Untuk itu, trojan harus diperintahkan untuk mengirimkan datanya kepada CHIP terlebih dulu. Setelah sukses menghadangnya (menyadap), datanya langsung diteruskan ke PC yang dituju. Para korban (pengirim dan penerima) sendiri sama sekali tidak menyadari penyadapan tersebut.
Penangkal: Langkah termudah yang dapat langsung ditempuh adalah mengamankan LAN dengan filter alamat MAC dan menginstall Antivirus untuk menangkal trojan. Selain itu, kini tersedia solusi untuk mengenkripsi pembicaraan VoIP, seperti tool Zfone dari sang penemu PGP, Phil Zimmerman.
Masalahnya, hanya terletak pada aspek kompatibilitasnya. Tidak semua provider mendukung beberapa versi Zfone sehingga pengguna pun kehilangan privasinya.

5. Mengirimkan Data Keluar
Aturan terakhir dan terpenting adalah jangan ketahuan saat sedang memata-matai.
Meng-install sebuah trojan barulah setengah perjalanan karena tanpa koneksi balik, trojan tercanggih pun tidak ada gunanya. Oleh karena infrastruktur jaringan korban tidak jelas diketahui, kami harus bersiap menghadapi berbagai jenis firewall, terutama desktop firewall yang dapat memblokir setiap program aktif, dan sebuah IDS (Intrusion Detection System)
yang menganalisis isi setiap paket. Artinya, tidak cukup sekadar mengirim data dari PC. Informasinya juga harus tersamar dengan baik sehingga tidak mencolok bagi program keamanan.
Tool ‘Back Orifice 2000’ hampir tidak menyediakan plugin gratis yang tepat untuk tujuan tersebut. Satu-satunya plugin ‘SCTP’ memang mengenkripsi data dengan baik sehingga tidak ada pola yang dapat dikenali. Sayangnya metode ini juga masih berciri sebagai sebuah komunikasi
trojan. Bagi seorang hacker andal dengan ‘bekal’ metode penyelundupan data yang memadai,
firewall dapat saja ditembus.
Serangan: Cara yang paling digemari adalah dengan memanfaatkan protokol yang tampak tidak berbahaya seperti HTTP, SMTP atau DNS. Kami memilih metode DNS tunnel agar dapat melewati semua pengujian keamanan dalam jaringan tanpa menimbulkan kecurigaan. Artinya, informasi itu dikemas ke dalam paket Domain Name yang tidak mencolok. Paket jenis ini tidak diblokir oleh lebih dari 90% firewall karena protokol DNS mutlak diperlukan untuk menciptakan koneksi
Internet. Kami mengenkripsi sedikit informasinya dan mengirim sedikit mungkin paket agar IDS tidak mengetahuinya.
Sebuah pertukaran paket Domain Name yang berlebihan akan mencurigakan dan diketahui oleh IDS.
Untuk mengatasi proteksi desktop firewall, kami menggunakan jenis serangan injection. Artinya, kami memilih sebuah program yang dapat dijamin tidak diblokir oleh firewall, misalnya browser standar. Terserah, apakah browser tersebut adalah Internet Explorer atau Firefox.
Anda dengan mudah dapat mengetahuinya melalui registry Windows yang dibaca dengan sebuh trojan khusus. Kini, kami hanya perlu menunggu hingga korban yang tidak tahu-menahu tersebut mengaktifkan program dan meload-nya ke dalam memori (RAM). Saat hal tersebut dilakukan, trojan mengaitkan diri ke dalam proses yang tepat dan memanfaatkannya untuk tujuan tertentu.
Untuk mengetahui sukses tidaknya penyelundupan data, kami memerintahkan trojan untuk mengirimkan dokumen Word milik korban. Tentunya, tanpa diketahui pemiliknya dan firewall.
Penangkal: Persaingan antara perusahaan sekuriti dan hacker akan terlihat seperti ‘lingkaran setan’. Firewall, Antivirus, dan IDS memang semakin baik dalam mendeteksi dan memblokir berbagai serangan, tetapi serangan hacker pun semakin canggih. Semakin baik hacker mengenal sasarannya, semakin sukar ia diidentifikasi. Masalahnya, untuk setiap mekanisme proteksi
biasanya ada trik untuk mengatasinya. Oleh karena itu, vital artinya seorang administrator
untuk menjaga PC dan program-program keamanannya agar selalu aktual.

http://www.rootkit.com: Website dengan topik
rootkit yang paling populer. Di sana Anda akan mendapatkan banyak berita seputar rootkit dan informasi teknisnya.
http://www.bo2k.com: Website tool remote network administration yang dikembangkan berdasarkan trojan klasik Back Orifice.
http://www.securityfocus.com: Website ini menyediakan berita seputar keamanan PC terbaru dan ulasan detail dari pakarnya.

Tool-Tool Para Hacker
Antisipasi serangan hacker dengan mengetahui cara kerjanya. Berikut ini adalah tool-tool yang dapat digunakan untuk mengamankan jaringan Anda.
Nmap: Dengan port scanner ini, semua port yang terbuka dan alamat IP dalam jaringan dapat
diketahui. Dengan demikian, celah keamanan pun dapat ditutup.
Tips: Untuk memeriksa semua PC dan port dalam jaringan Anda, ketik perintah berikut ini.
nmap – v – sS- O 192.168.*.*
Apabila ada port yang kerap menjadi incaran hacker terbuka, tutup segera untuk mengindari serangan.
SwitchSniffer: PC yang terhubung dengan switch di jaringan menerima paket data yang ditujukan kepadanya. Dengan tool ini Anda dapat ‘membelokkan’paket tersebut.
Tips: Untuk melindungi diri dari tool semacam SwitchSniffer, gunakan baris perintah
berikut:
arp -s 192.168.0.1 00-aa-00-62-c6-09
Perintah di atas menetapkan secara definitif, alamat MAC yang dimiliki oleh alamat IP tertentu. Dalam contoh dipakai alamat sebuah router (sebagai penghubung ke Internet) yang sering dibelokkan.
Ethereal: SwitchSniffer membelokkan data, tapi tidak dapat menampilkannya. Dengan tool
ini Anda dapatmelakukannya.
Tips: Agar data Anda tidak ‘salah alamat’, bila perlu gunakan koneksi yang dienkripsi seperti HTTPS atau SSH.
Netcat: Dengan tool baris perintah ini, Anda dapat membangun sebuah koneksi tanpa proteksi
atau meng-copy file melalui jaringan dengan mudah, misalnya untuk mensimulasi sebuah server.
Tips: Hanya dengan sebuah baris, tool ini dapat menyediakan fungsi web-server.
Buatlah sebuah index.html tersendiri dan jalankan server dengan entri berikut:
netcat -l -p 80 < index.html
Ketikkan dalam kolom alamat 'http://127.0.0.1/&#039; untuk mengaksesnya. Dalam jendela server dapat dibaca permintaanpermintaan sederhana browser.

ALL-IN-ONE SECRETMAKER 4.2.7 – freeware
http://www.secretmaker.com
Komplit, praktis, powerful, gratis: Banyaknya software keamanan yang ada di pasaran sekarang ini tentunya membuat Anda bingung memilih yang terbaik. Namun, semua masalah itu akan teratasi dengan software All-in-One Secretmaker 4.2.7.
Software ini menawarkan beberapa tool utama seperti Security Watchdog, Intruder Blocker, Spam Fighter, Pop-up Blocker, Banner Blocker,Movie Blocker, Privacy Protector, History Cleaners,Worm Hunter, Cookie Eraser, dan masih banyak lagi. Security Watchdog akan menjaga komputer dari para penyusup. Intruder Blocker dapat menjaga komputer dari spyware, trackware,dan virus.Spam Fighter akan membersihkan spam, dan juga dapat bekerja pada POP3 e-mail client. Banner Blocker akan mengurangi iklan-iklan yang tampil saat Anda berselancar. Movie Blocker menangkal iklan-iklan Flash yang dapat memperlambat aktivitas selancar Anda. Pop-up Blocker menghentikan popup yang tidak diinginkan. Privacy Protector akan menyembunyikan identitas Anda ketika berselancar. Terakhir, Cookie Eraser dan History Cleaner akan menghapus berbagai cookie dan jejak setelah Anda berselancar di dunia maya.

Apakah HDTV dapat direkam? Ternyata HDTV telah dapat dicrack!
Industri film ingin melengkapi semua format HDTV dengan proteksi copy HDCP. Dengan demikian, siaran HDTV tidak bisa direkam dan hanya bisa ditonton. Namun, blokade ini telah ditembus oleh sebuah minibox asal Korea dengan nama 'DVIHDCP'.
Ia mengubah sinyal yang diproteksi menjadi VGA dan dapat direkam tanpa masalah. Sebenarnya,
minibox ini tidak dirancang untuk pembajakan, tetapi untuk menampilkan HDTV melalui beamer/proyektor.

Para pengembang Firefox telah mengintegrasikan fungsi untuk menyingkirkan jejak-jejak yang masih tertinggal dalam Firefox setelah melakukan selancar. Buka "Tools | Clear private data", dan di bagian "Clear the following items now", aktifkan setiap jenis file yang akan dihapus, seperti "Cookies" dan "Cache". Selanjutnya,Anda tinggal menekan tombol "Clear private data now".
Sementara fungsi "Privacy" dalam menu "Tools | Options" tetap tersedia. Pada tab-tab "browsing History", "Saved Passwords", "Saved Form information", "Download History", "Cookies" dan "Cache" disediakan tombol-tombol untuk menghapus.
Namun, prosedur ini membutuhkan banyak klik. Jadi, bila Anda ingin menghapus semua data, metode "Clear Private Data" yang baru jauh lebih praktis.

Iklan