Pada kalangan yang Islami kewajiban untuk bermazhab adalah hal alami diketahui, namun bagi umat Islam yang lain hal ini tidak mendapat perhatian khusus padahal sangat penting, khusus bagi kehidupan kita sehari-hari yang sibuk dan tidak mengetahui ilmu Islam secara mendalam. Salah satu peran penting bermazhad adalah menjaga hubungan dengan ulama agar pemahaman agama kita tidak keliru di bawah tekanan kehidupan yang meodern dan informasi yang bertengtangan dengan islam yang dewasa ini banyak di media sosial.
ISLAM MEMERINTAHKAN UNTUK SETIAP MUSLIM YANG SEDIKIT ILMUNYA UNTUK BERMAZHAD.
Mazhab
Mazhab merupakan isem makan atau ism zaman yang datang dari kata :
ذهب – يذهب – ذهبا/ذهابا
yang bermakna pergi atau jalan, jadi dengan cara bhs makna mazhab yaitu tempat jalan/jalan atau saat berpergian. Pengertian mazhab dalam bingkai syari`at yaitu beberapa kumpulan pemikiran Imam Mujtahid di bagian hukum-hukum syari`at yang digali dengan memakai dalil-dalil dengan cara detail, serta kaedah-kaedah ushul. Jadi Mazhab yang kita maksudnya di sini yaitu mazhab fiqh. Sekarang ini mari kita gali dulu untuk mengetahui empat Mazhab dalam dunia islam berikut ini :
Hukum Bermazhab Dalam Islam
Mazhab Hanafi
Mazhab Hanafi dibentuk oleh seorang ulama besar kufah yang bernama lengkap, Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit bin Zuwatha al-Kufii. Beliau lahir pada th. 80 H serta meninggal dunia pada th. 150 H. beliau merupakan termasuk juga dalam atba’ al-tabi’in, serta ada ulama yang menyampaikan bahwa beliau termasuk dalam Tabi’in, yang hidup dalam dua daulah yakni daulah umayyah serta daulah ‘abbasiyyah, hingga beliau pernah berjumpa dengan Anas bin Malik serta meriwatkan hadits darinya. (1) Saat ini mazhab Hanafi adalah mazhab di Mesir, Turki, Syiria serta Libanon. Serta mazhab ini diyakini sebagian besar masyarakat Afganistan, Pakistan, Turkistan, Muslimin India serta Tiongkok.
Baca lebih lanjut
Iklan