Tag Archive: dalil


Tahsinul Qur’an atau memperbaiki bacaan al-Qur’an adalah indikasi dari keimanan seorang muslim. Seorang muslim yang tidak berusaha untuk memperbaiki bacaan al-Qur’annya, maka keimanannya terhadap al-Qur’an sebagai kitabullah patut diragukan. Karena bacaan yang bagus adalah cerminan rasa keyakinannya kepada wahyu Allah ini.

Tentang hal ini Allah swt berfirman dalam Qs surat al-Baqoroh: 121:

الذين ءاتيناهم الكتاب يتلونه حق تلاوته أولئك يومنون به ومن يكفر به فألئك هم الخاسرون

Artinya: “Orang-orang yang diberikan al-Kitab (Taurat dan Injil) membacanya dengan benar. Mereka itulah orang-orang yang mengimaninya. Dan barangsiapa yang ingkar kepada al-Kitab, maka merekalah orang-orang yang merugi.”

Walaupun ayat ini menyinggung kaum Ahlul Kitab yang terdiri dari kaum Yahudi dan Nasrani, tapi sebagian besar para mufassirin menyebutkan bahwa khitob (seruan) ayatnya bersifat umum. Termasuk di dalamnya juga ditujukan kepada umat Islam yang berkitabsucikan al-Qur’an al-Karim.

Hal ini juga diperkuat oleh kaedah Ushul Fiqih:

العبرة بعموم اللفظ لا بخصوص السبب

“Ibrah (pelajaran) itu dilihat dari umumnya lafaz, bukan dari sebab yang khusus.” Baca lebih lanjut

Mengenal Lebih Dalam Hadist

Mukaddimah

Berita (khabar) yang dapat diterima bila ditinjau dari sisi perbedaan tingkatannya terbagi kepada dua klasifikasi pokok, yaitu Shahîh dan Hasan. Masing-masing dari keduanya terbagi kepada dua klasifikasi lagi, yaitu Li Dzâtihi dan Li Ghairihi. Dengan demikian, klasifikasi berita yang diterima ini menjadi 4 bagian, yaitu:
* Shahîh Li Dzâtihi (Shahih secara independen)
* Hasan Li Dzâtihi (Hasan secara independen)
* Shahîh Li Ghairihi (Shahih karena yang lainnya/riwayat pendukung)
* Hasan Li Ghairihi (Hasan karena yang lainnya/riwayat pendukung) Baca lebih lanjut

Beberapa orang mungkin berpikir apakah benar orang yang keluar dari islam hukumnya adalah hukuman mati, maka saya coba cari dalilnya dan ternyata inilah yang saya temukan dari mengais dengan google… semoga bermanfaat Baca lebih lanjut