Hati ini kelelahan ketika pikiran terus berusaha menyelesaikan sebuah permasalahan pelik, bagaimana menghilangkan rasa cemburu terhadap keberhasilan rekan kita? sampai akhirnya malam itupun aku kelelahan tertidur dan baru terbangun ketika adzan shubuh berkumandang.
Udara pagi terasa segar ketika aku keluar dari masjid. Hati yang awalnya dingin oleh salju cemburu telah mencair oleh hangatnya kedekatan kita pada Sang Pencipta.
Kebersihan Iman jelas berbeda dengan Keruhnya hati oleh cemburu, itu yang mulanya aku pahami. Namun baru kusadari kurang tepat bagiku ketika kata-kata itu selanjutnya berbunyi. Hati yang beriman tidak boleh cemburu oleh dunia. Baca lebih lanjut